Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kompetensi pedagogi, motivasi diri, dan efikasi diri Guru Pendamping Khusus (GPK) sekolah inklusi di Kota Yogyakarta. Selain itu, untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogi dan motivasi diri terhadap efikasi diri GPK di sekolah inklusi di Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan model korelasional. Sampel terdiri dari 103 GPK pada tingkat TK, SD, dan SMP sekolah inklusi di Kota Yogyakarta. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan uji hipotesis dengan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi Pedagogi GPK di sekolah inklusif Kota Yogyakarta berada pada kategori tinggi, motivasi diri berada pada kategori sedang, dan efikasi diri berada pada kategori tinggi. Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel kompetensi pedagogi dengan self-eficacy sebesar 71,1%. Diidentifikasi juga adanya hubungan yang positif dan signifikan antara variabel motivasi diri dengan efikasi diri sebesar 17,2%, serta hubungan positif dan signifikan antara variabel kompetensi pedagogi dan motivasi diri GPK terhadap efikasi diri sebesar 71,6%. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa peningkatan efikasi diri GPK dapat dilakukan melalui penguatan kompetensi pedagogi dan motivasi diri. Temuan ini juga menjadi dasar penting bagi pengembangan kebijakan pembinaan profesional GPK di sekolah inklusi.

Keywords

Efikasi diri Guru pendamping khusus Kompetensi pedagogi Motivasi diri Sekolah inklusi

Article Details

How to Cite
Aningrum, R., Irmawanti, I., & Annisa, A. (2025). Pengaruh Kompetensi Pedagogi dan Motivasi Diri Terhadap Efikasi Diri Guru Pendamping Khusus Sekolah Inklusi di Kota Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 9(2), 205–218. https://doi.org/10.24036/jpkk.v9i2.1373

References

  1. A, Y., & Alnahdi. (2021). A comparative study on Saudi and Japanese in-service teachers’ attitudes towards inclusive education and self-efficacy in inclusive practices. Educational Studies, 1-19. DOI: https://doi.org/10.1080/03055698.2021.1969646.
  2. Akbar, A. (2021). Pentingnya kompetensi pedagogi guru. Jurnal Pendidikan Guru, 2(1), 23-30.
  3. Alkhateeb, N., Alrubaian, A., & Tamakloe, D. (2023). A dialogical inquiry of elementary school teachers’ perspectives on inclusive education of students with special education needs and disability (SEND). SAGE. DOI: https://doi.org/10.1177/2158244023116205.
  4. Amalda, N., & Prasojo, L. D. (2018). Pengaruh motivasi kerja guru, disiplin kerja guru, dan kedisiplinan siswa. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 6(1), 11-21.
  5. Andrea, C., & Maldonado, L. (2018). Teacher quality and student achievement in Chilie: Linking teachers' contribution and observable characteristics. International Journal of Educational Development, 60, 33-50. DOI: https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2017.09.009.
  6. Ansory, I., Herviani, V. K., & Amelia, D. J. (2021). Evaluasi tenaga pendidik di sekolah penyelenggara pendidikan inklusi Kota Batu. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 5(2), 150-157.
  7. Arista, Istiningsih, & Safrudin. (2022). Analisis persiapan guru dalam pembelajaran berbasis literasi numerasi di sekolah inklusi sdn 1 sangkawana. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(4), 2453-2459. DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.990.
  8. Astriyani, Triyono, & Hitipeuw. (2022). Hubungan motivasi belajar dan tindakan guru dengan prestasi belajar siswa dengan latar belakang broken home kelas V sekolah dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3 (6), 806-809.
  9. Beames, Spanos, Roberts, McGillivray, Newby, & Seilder, W. (2023). Intervention programs targeting the mental health, professional burnout, and/or wellbeing of school teachers: systematic review and meta-analyses. Educational Psychology Review, 35(1), 26. DOI: https://doi.org/10.1007/s10648-023-09720-w.
  10. Cahyaningsinh, I., & Kamsih, A. (2022). Hubungan Antara Kecerdasan Emosional Dengan Kompetensi Pedagogi Pada Guru Sekolah Dasar Inklusi. Seminar Nasional Psikologi dan Ilmu Humaniora (SENAPIH).
  11. Candra, P. J. (2016). Sekolah inklusi untuk anak berkebutuhan khusus : tanggapan terhadap tantangan ke depannya. Prosiding Ilmu Pendidikan.
  12. Cerna, L., Mezzanotte, C., Rutigliano, A., Brussino, O., Santiago, P., Borgonovi, F., & Githrie, C. (2021). Promoting inclusive education for diverse societies: a conceptual framework. OECD Education Working Papers, 1-57. DOI: https://doi.org/10.1787/19939019.
  13. Chevon, L., & Corcoran, T. (2014). Relationships with special needs students: exploring primary teachers' descriptions. International Journal of Inclusive Education, 1304-1320. DOI: https://doi.org/10.1080/13603116.2014.897385.
  14. Hidajat. (2022). Efikasi diri guru sekolah dasar inklusi. Jurnal PGSD Musi, 2.
  15. Ismailos, Gallagher, Bennet, & X, l. (2019). Pre-service and in-service teachers' attitudes and self-efficacy beliefs with regards to inclusive education. International Journal of Inclsive Education, 1-17. DOI: https://doi.org/10.1080/13603116.2019.1642402.
  16. Jamiin, J. (2019). Kompetensi pedagogi dan sosial guru kelas dalam pendidikan inklusi di sdn balirejo yogyakarta . Fitrah: Jurnal Studi Pendidikan, 10(2). DOI: https://doi.org/10.47625/fitrah.v10i2.186.
  17. Juhji, J. (2019). Peran urgen guru dalam pendidikan. Studia Didaktika: Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan, 10(1), 51-62.
  18. Kristiana, Ika Febrian. (2018). Teachers self-efficacy in the implementation of inclusive education: literature review. Journal of Educational, Health, and Community Psychology, 7(2). DOI: https://doi.org/10.12928/jehcp.v7i2.8569.
  19. L, C., Parker, P, W., & R, T. (2023). Teacher motivation and self-efficacy: how do specific motivations for entering teaching relate to teacher self-efficacy. Journal of Education. DOI: https://doi.org/10.1177/00220574221142300.
  20. Lestari, Hendarman, & Hidayat. (2022). Peningkatan produktivitas kerja guru melalui pengembangan efikasi diri dan kepemimpinan visioner. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(1), 037-042.
  21. Manuaba & Marhaeni. (2023). Peran efikasi diri dan kegigihan terhadap perilaku prososial guru sekolah luar biasa. Jurnal Psikologi Mandala.
  22. Megan, T.-M., & Hoy, A. W. (2001). Teacher efficacy: capturing an inclusive construct. Teaching and Teacher Education, 783-805. https://doi.org/10.1016/S0742-051X(01)00036-1.
  23. Meutia, V. (2018). Kompetensi pedagogi guru kelas dalam pembelajaran peserta didik tunarungu. Cakrawala Dini: Anak Usia Dini, 9(1), 19-27.
  24. Muna, E. (2012). Profil dan faktor-faktor yang memengaruhi efikasi guru madrasah ibtidaiyah peserta dual mode system. INFERENSI: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 417-440. DOI: https://doi.org/10.18326/infsl3.v6i2.417-440
  25. Nurmalia, & Setyaningsih. (2020). Pengaruh kompetensi pedagogi dan motivasi terhadap efikasi guru sdn gugus vi palmerah jakarta barat. Jurnal Holistika. 4 (1).
  26. Passanisi, Alessia., Buzzai, Caterina., & Pace, Ugo. (2022). Special education teachers: the role of autonomous motivation in the relationship between teachers’ efficacy for inclusive practice and teaching styles. Int J Environ Res Public Health, 1;19(17):10921. DOI: 10.3390/ijerph191710921.
  27. Pratiwi, A., Cipta, N. H., & Rokhmanah, S. (2023). Peranan guru dalam mengembangkan kompetensi pedagogi untun meningkatkan disiplin belajar siswa di sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri., 9 (5), 981-983. DOI: https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i5.2043.
  28. Pribadi, & Sugiarti. (2018). Perbedaan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head together (nht) dengan tipe think pair share (tps) untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa. Experiebtia: Jurnal Psikologi Indonesia, 6 (1), 11-18.
  29. Rachmawati, Suci, T., & Yasin, H. (2021). Pengaruh profesionalisme guru terhadap kecerdasan emosional (EQ) siswa. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 4 (2), 40-59. DOI: https://doi.org/10.34005/tahdzib.v4i2.1629.
  30. Robbert M, K., & Tze, V. M. (2014). Teachers’ self-efficacy, personality, and teaching effectiveness. Educational Research Review, 12, 59-76. DOI: https://doi.org/10.1016/j.edurev.2014.06.001.
  31. Rohliah, Siti. (2025). The influence of pedagogical competence and teacher self-efficacy on inclusive education service. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan, 8(1), 1082-1088. https://doi.org/10.22236/jkpuhamka.v8i1.20951.
  32. Ru'iya, F, A., D, P., & Sulistyawan. (2021). Tantangan guru pendidikan agama islam pada sekolah inklusi di yogyakarta. Al-Manar: Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 10(1), 70-90. DOI: https://doi.org/10.36668/jal.v10i1.240.
  33. Shilpy A, O. (2020). Etika Profesi Guru. Yogyakarta: Deepublish.
  34. Sholikhin, Hidayat, & Widiasih. (2023). Pengaruh iklim organisasi dan efikasi diri terhadap disiplin kerja guru sdn di kecamatan cibinong kabupaten bogor. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 5854-5874.
  35. Tita, R. (2020). Kompetensi guru pendamping khusus dengan pengajaran kolaboratif. INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Pendidikan, 25(2), 199-209. DOI:ISSN 1410-0053
  36. Wei, Y., Wang, L., Tan, L., Li, Q., & Zou, D. (2021). Komitmen Kerja Guru TK Tiongkok Selama Pandemi COVID-19: Prediksi Tindakan Anti-Epidemi, Penurunan Pendapatan, dan Kepercayaan Diri Karier. Early Chilhood Education Journal, 49, 1031-1045.
  37. Woodcock, S., Sharma, U., Pearl, S., & Hitches, E. (2022). Teacher self-efficacy and inclusive education practices: Rethinking teachers’ engagement with inclusive practices. Teacher and Teaching Education, 117. DOI: https://doi.org/10.1016/j.tate.2022.103802.
  38. Yip, & Saito. (2023). Equity and inclusion: Finding strength through teacher diversity. Management in Education.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.